Contoh Resensi Novel
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
yang telah memberikan berkah dan karunia-Nya kepada kami sehingga kami
dapat menyelesaikan resensi dari novel “Sisi Cinta Sissy” karya Lusi
Wulan. Adapun penulisan resensi ini untuk menyelesaikan salah satu tugas
Bahasa Indonesia. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak khususnya guru pembimbing kami Dra. Hj. Endah Harumi, M.Pd yang
banyak membantu dalam penyelesaian tugas resensi ini.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa resensi ini masih jauh dari sempurna.
Oleh karena itu, dengan kerendahan hati kami mohon perkenaan para
pembaca untuk memberikan saran dan kritik. Khususnya guru pembimbing
kami Dra. Hj. Endah Harumi, M. Pd.
Harapan kami resensi ini bermanfaat bagi pembaca khususnya keluarga
besar SMA Unggala Sidoarjo.
Terima kasih.
Sidoarjo, 7 Januari 2008
Penyusun
i
DAFTAR ISI
1. Kata Pengantar i
2. Daftar Isi ii
3. PENDAHULUAN
a. Isi Novel 1
b. Tujuan Pengarang 1
c. Tujuan Penyusunan Novel 1
d. Manfaat Buku 1
e. Audiens (Sasaran) 1
f. Sistematika Novel 1
g. Segi Kebahasaan dan Ejaan 1
4. PEMBAHASAN
3.1. Sinopsis 2
3.2. Identitas Buku 3
3.3. Isi Resensi 3
a. Susunan Penyaji 3
b. Gaya Bahasa 3
c. Hal-hal Yang Menarik dari Novel 3
d. Kelemahan Novel 3
e. Kelebihan Novel 3
3.4.Unsur Instrinsik dan Ekstrinsik 4
5. PENUTUP
4.1. Kesimpulan 7
4.2. Saran 7
6. Daftar Pustaka 8
ii
PENDAHULUAN
a. Isi Novel
Novel ini berisikan tentang cerita seorang cewek yang mencintai
seorang cowok alias atasannya sendiri. Mereka berdua menjalin cinta
tanpa ada yang tahu (backstreet). Lama-kelamaan mereka ingin jujur
kepada semua orang terutama kepada ayah si cewek dan akhirnya ayahnya
menyetujui hubungan mereka.
b. Tujuan Pengarang
• Menuliskan imajinasi yang ada dipikiran pengarang dan mengembangkan
cerita itu ke dalam sebuah paragraf (sebuah buku)
• Memberikan efek emosional, membuat seseorang termotivasi bahkan
terhibur
c. Tujuan Penyusunan Novel
• Untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia
• Untuk menambah wawasan dan mengasah kemampuan untuk membuat resensi
• Untuk melatih diri dalam bekerja dan kami ingin memberitahukan kepada
seluruh masyarakat tentang isi novel ini layak atau tidak untuk dibaca
d. Manfaat Novel
Novel ini bermanfaat bagi semua masyarakat khususnya para remaja.
Selain itu, untuk mengetahui cerita kehidupan sehari-hari para remaja.
e. Audiens (Sasaran)
Novel ini ditujukan untuk masyarakat luas dari bawah, menengah, dan
atas. Khususnya para remaja, para siswa SMA, dan mahasiswa
f. Sistematika Novel
Novel ini tersusun secara sederhana, dimulai dari pembuka cerita, isi
cerita, dan penutup cerita
g. Dari Segi Kebahasaan dan Ejaan
Dilihat dari segi bahasa, sebenarnya pengarang novel ini belum
seluruhnya menggunakan Bahasa Indonesia. Masih banyak kata ejaan atau
bahasa asing.
1
PEMBAHASAN
3.1. Sinopsis
Sissy cewek imut yang demen banget ngubah nama orang ini bekerja
sebagai sekretaris di perusahaan milik papanya. Untuk urusan ‘keras
kepala’, dia memang benar-benar mirip papanya yang otoriter. Kenyataan
bahwa dia orang kaya menjadi rahasia Sissy dan Dira. Dira adalah kakak
Sissy yang bekerja juga di perusahaan milik papanya sebagai Direktur
Utama. Dira adalah anak kebanggaan sang papa. Papanya selalu tidak
setuju dengan calon suami yang anak-anaknya pilih karena papanya tidak
mau ‘calon suami’ anaknya Cuma mengincar hartanya. Itu yang membuat Dira
dan Sissy selalu bertentangan dengan ayahnya.
Di tepi jalan, hak sepatu Sissy sebelah kirinya terjepit di sela-sela
jeruji besi penutup selokan. Dia berusaha terus supaya sepatunya bisa
lepas sampai ada seorang cowok cakep yang langsung ikut jongkok dan
mencoba menarik sepatu Sissy yang terjepit dan akhirnya sepatu itu
berhasil lepas. Spontan, Sissy langsung memeluk si lelaki penolong itu
dan bergegas pergi tanpa bilang terima kasih karena Sissy takut
terlambat meeting.
Ternyata, cowok itu sekantor sama dengan Sissy, cuma lain divisi. Nama
cowok itu Sebastian. Sissy sampek ngumpet-ngumpet segala untuk
menghindari ‘sang cowok penolong’ karena malu dan pake acara menunduk
sampek tersandung pot bunga segala. Malangnya, dia malah dimutasikan
jadi sekretaris Sebastian.
Sejak awal Sissy bersikap sangat formal terhadap bos barunya itu,
layaknya atasan dengan bawahan. Tapi gara-gara terlalu kaku, kadang
Sissy melakukan hal-hal konyol di tempat kerja dan bersikap salting
(salah tingkah). Tapi lama-kelamaan Sissy capek harus bersikap kaku
setiap hari tanpa bercanda dan berceloteh. Itu membuat Sissy dan
Sebastian menjadi akrab, bukan seperti atasan dan bawahan. Mereka sering
makan bareng, jalan bareng, dan menghadiri pesta bareng.
Ujung-ujungnya mereka berdua malah merasakan falling in love dan mereka
berdua pacaran. Mereka menjalin hubungan backstreet (tidak diketahui
siapapun) termasuk Dira kakaknya sendiri. Di kantor mereka berdua
mencoba menjauh satu dengan yang lain. Setelah lama menjalin hubungan
cinta, Sissy ingin memberi tahu Sebastian siapa sebenarnya dia. Sissy
memberi tahu kalau dia adalah anak pemilik perusahaan yaitu Pak Sadewo.
Reaksi Sebastian sangat kaget dan bingung tetapi dia tidak ingin
meninggalkan Sissy. Dia rela apabila harus berhenti kerja.
Hampir delapan bulan sejak mereka berpacaran, Sebastian hanya bertemu
sekali dengan Pak Sadewo di kantor. Suasananya sangat formal dan menahan
dorongan kuat untuk mengatakan bila Sissy dan Sebastian menjalin
hubungan. Sissy mulai terbuka tentang hubungannya dengan Sebastian yang
semakin serius itu ke mama dan Dira.
Sissy dan Dira menjadi tuan rumah dalam acara launching website galeri
dan pengalihan pimpinan operasional galeri dari tante Mirna yang akan
melahirkan, digantikan Sissy. Di tengah kerumunan undangan, nampak Pak
Sadewo juga hadir. Kemudian Sebastian datang bersama Alex. Sissy
langsung menghambur memeluk hangat Sebastian. Pak Sadewo terhenyak
melihat mereka berdua.
2
3.2. Identitas Buku
a. Judul Buku : Sisi Cinta Sissy
b. Jenis Buku : Fiksi
c. Pengarang : Lusi Wulan
d. Penerbit : Puspa Swara, Anggota IKAPI
e. Cetakan : I- Jakarta, 2006
f. Halaman Buku : 160 halaman
g. Panjang dan Tebal Buku : 20 cm ; 0,5 cm
h. Jenis Kertas : Quarto
i. Harga Buku : Rp 24.900,00
3.3. Isi Resensi
a. Susunan Penyajian
Novel yang berjudul Sisi Cinta Sissy ini dalam penyajiannya sudah cukup
baik sebagai bacaan para remaja.
Dimulai dari pembukaan cerita sampai penutup cerita sudah baik karena
dari satu cerita ke cerita lainnya tidak bertele-tele atau menyambung.
Dan uniknya lagi pengarang dapat mengajak pembaca untuk berfikir akhir
dari cerita novel itu.
b. Gaya Bahasa
Pengarang menggunakan bahasa yang tidak baku supaya masyarakat umum,
khususnya para remaja mudah mengerti dari isi novel ini. Dan terdapat
bahasa Inggris.
c. Hal-hal yang menarik dari novel
Novel ini bisa menarik perhatian para pembaca.Dari setiap bagian cerita
ke bagian cerita yang lain bisa membuat penasaran para pembaca dan para
pembaca ingin cepat menyelesaikan membaca novel ini dan mengetahui akhir
cerita.
d. Kelemahan Novel
• Isi cerita dari novel ini tidak sempurna (jalan cerita agak rumit )
karena pengarang tidak menyelesaikan akhir dari cerita sehingga para
pembaca harus memikirkan akhir cerita novel ini sendiri.
• Terlalu banyak bahasa asing
• Harga novel terlalu mahal
e. Kelebihan Novel
• Cover (sampul) novel sangat menarik
• Kertas novel menggunakan kertas quarto
• Perwatakan tokoh mudah dimengerti
• Menceritakan kehidupan para remaja sekarang
Menurut kami, novel ini tidak patut untuk dibaca/ dimiliki karena isi
cerita dari novel ini tidak sempurna (jalan cerita agak rumit) dan
akhir dari cerita novel ini tidak selesai sehingga pembaca harus
menebak-nebak akhir cerita itu sendiri.
3
3.4. Unsur Instrinsik dan Ekstrinsik
A. Unsur Instrinsik
1. Tema : Percintaan
2. Alur : Maju Mundur
3. Bahasa : Bahasa Indonesia tidak baku dan Bahasa Asing
4. Penokohan
a. Sissy
Bandel : Oya, dan sepeti biasa Mama titip pesan ke kamu supaya nurut
sama kakaknya dan papanya, kerja yang benar, jangan bandel kayak yang
sudah-sudah dan jangan pacaran melulu..” ujar Dira nyengir. (hal 8)
Bnyak akal : Sekali lagi namanya juga sekantor, biar selihai
bagaimanapun menghindar-hindar, tetap aja ada kemungkinan ‘kepergok’
(hal 13)
Periang : “Dan kamu wanita, tanpa ragu jongkok di tepi jalan, memberi
ucapan terima kasih dengan sangat tulus…, dan sangat riang…, tidak
perlulah dianggap sebagai hutang. (hal 23)
Lucu : Oya, satu lagi yang menggemaskan dari diri perempuan itu,
celotehnya yang lucu dan apa adanya….(hal 58)
b. Ronana
Latah : Ronan yang latah ikutan mengelus-elus jidatnya yang mulus-mulus
aja tidak ada benjol, hanya sedikit kerut efek dari penuaan dini. (hal
5)
Genit : Iiiiih… Ronana genit!” seru Sissy dengan meniru gaya centil
Ronan. (hal 5)
c. Dira
Usil : “Siapa yang bilang kamu goblok…, penyalit menahun… hihihi…”
celetuk Dira asal. (hal 9)
Tegas : “Ingat Sy, jangan sampai timbul gosip atau apalah yang tidak
mengenakkan di kantor ini tentang salah satu dari kita. (hal 15)
Emosi : Baginya, Rizal selalu dapat memberinya ketenangan, sementara
dirinya adalah orang yang gampang meledak. (hal 46)
d. Sebastian
Baik : “Tanpa menunggu jawaban Sissy yang tak berkedip mendongakkan
wajah tinggi sekali, pria ini langsung ikut jongkok dan mencoba menarik
sepatu Sissy yang terjepit. (hal 10)
Perhatian : “Obatnya diminum dulu ya, biar sakitnya agak reda” ucap
Sebastian sambil menyodorkan obat dan air putih kepada Sissy. (hal 19)
Kalem : Sebastian menjawab kalem, menenangkan Dira yang super heboh.
(hal 20)
4
Ramah : Novi blak-blakan kepada Sebastian, karena Sebastian selalu
bersikap simpatik dan ramah kepadanya. (hal 56)
e. Melviana
Tomboi : “Hahaha… syukurin! Makanya, udah ditolongin tuh bilang terima
kasih, jangan malah ngibrit, coy!” komentar Melvi, sepupu Sissy yang
tomboi. (hal 14)
f. Wiwid
Usil : “Wah belum seminggu kerja bareng, sudah ada panggilan kesayangan
nih,” celetuk Wiwid dari bagian HRD, teman terdekatnya di kantor, sambil
cengar-cengir. (hal 15)
Kalem : “Kenapa kamu ini?” Wiwid bertanya kalem, lengkap dengan logat
Jawanya. (hal 24)
g. Eva
Tukang gosip: Bersamaan dengan itu, Eva, cewek yang hobi membicarakan
‘sosok menonjol’ dimanapun dan kapanpun sejauh matanya bisa memandang.
(hal 23)
h. Pak Sadewo
Otoriter : Ketika papnya menyetujui mereka, keadaan tidak bertambah
lebih baik. Banyak syarat dan tuntutan atas dirinya. (hal 29)
i. Rizal
Perhatian : Rizal mengelus punggung Dira menenangkan pacarnya itu. (hal
45)
j. Tobias
Petualang : Tentunya ia berkeliling ke berbagai tempat di tanah air
sampai ke negara-negara lain. (hal 39)
Usil : “Ayolah…wajahmu itu nggak bisa berbohong, Sissy sayang… Aku nggak
bisa tidur kalau pulang wajahmu masih seperti ini.” (hal 41)
k. Novi
Ingin tahu : “Hah, mereka ngapain aja?” Novi menjadi tertarik kalau
membicarakan pegawai keren seperti Sebastian. (hal 51)
l. Alex
Suka hura-hura: “Itu memang ulah Alex. Orangnya suka hura-hura.
(hal 30)
m. Mama
Perhatian : Mama khawatir lihat Dira kuyu seperti itu. (hal 69)
Baik : “Sudahlah Sy. Mama hidup hanya untuk kalian, jadi yang menjadi
masalah kalian, otomatis menjadi masalah mama juga.” (hal 72)
5. Amanat
• Sayangilah dirimu, beri ia kesempatan untuk menjadi yang semestinya
ia inginkan. Life is nothing but being yourself.
• Terkadang cinta tidak harus memiliki
• Pilihan itu segala ada tetapi siap atau tidak kita menanggung resiko
dari pilihan yang kita buat itu, karena kadang kita dihadapkan pada
pilihan yang terlalu sulit
5
6. Setting
a. Tempat : kantor, rumah Sissy, tepi jalan, kantin, lobi, rumah
Dira, rumah Sebastian, hotel, coffe shop, cafe, stasiun, restoran,
pantai, daerah Semanggi, dapur, studio, lapangan, dan galeri
b. Waktu : pagi, siang, sore, dan malam
c. Suasana : sepi, ramai, sedih, gembira, takut, panik, haru, dan
tegang
7. Sudut Pandang : orang pertama
B. Unsur Ekstrinsik
1. Sosial Agama
Dilihat dari segi nama, pengarang merupakan seorang muslim
2. Sosial Ekonomi
Keadaan ekonomi pengarang tergolong menengah ke atas karena dilihat dari
segi cerita yang ada dalam novel. Disamping itu, gaya bahasa yang
digunakan juga menunjukkan status sosialnya.
3. Sosial Budaya
Pengarang merupakan seorang yang tekun bekerja. Pengarang menempatkan
karirnya diposisi pertama tapi itu didukung oleh papa dan mamnya.
4. Biografi Pengarang
Lusi Wulan. Cewek 26 tahun, single, breakable (!), dan sedang mengalami a
quarter life crisis. Berangan-angan menghabiskan malam dengan menulis
dan menatap bintang di Bali Selatan (masih ada bintangkah di sana?).
Tumbuh di Malang, lalu pindah ke Yogya. Karier menulisnya dimulai awal
2004 saat kepala nyut-nyut kalau tidak bisa menulis. Lumayan, juara 2 di
sebuah lomba menulis fiksi langsung didapatnya. Kepercayaan dirinya
terus naik hingga novel keduanya terpilih untuk diterbitkan. Saat ini,
bekerja di perusahaan swasta dan getol mengumpulkan duit untuk rencana
hidup terbesarnya…sedikit bersenang-senang dan membangun khayalan di
atas kenyataan untuk terus bikin kepala nyut-nyutan.
6
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Novel ini berisikan tentang cerita seorang cewek yang mencintai
seorang cowok alias atasannya sendiri. Mereka berdua menjalin cinta
tanpa ada yang tahu (backstreet). Lama-kelamaan mereka berdua ingin
jujur kepada semua orang terutama kepada ayah si cewek dan akhirnya
ayahnya menyetujui hubungan mereka.
Cerita dalam novel ini memberikan gambaran tentang betapa pentingnya
restu orang tua di dalam suatu hubungan. Ini merupakan permasalahan
kehidupan cinta anak remaja sekarang.
4.2 Saran
1. Redaktur
Penerbit seharusnya mengadakan launching kumpulan novel-novel terbaru
karya satrawan muda agar lebih dikenal masyarakat
2. Pengarang
• Pengarang seharusnya mencantumkan data diri lengkap agar pembaca mudah
memahami latar belakang kehidupan pengarang
• Pengarang seharusnya memperjelas akhir dari cerita novelnya supaya
lebih dimengerti oleh pembaca
3. Pembaca
• Pembaca supaya mau membaca dan memahami maksud dari isi cerita dari
pengarang
• Pembaca dituntu untuk mengambil segi positif yang ada di dalam novel
7
DAFTAR PUSTAKA
Wulan, Lusi. 2006. Sisi Cinta Sissy. Jakarta: Puspa Swara
8
RESENSI KARYA SATRA
“ Sisi Cinta Sissy ”
Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia
Guru Pembina
Dra. Hj. Endah Harumi, M. Pd
Kelas : XII IPA 1
Disusun oleh :
1. Mar’atus Solichah ( )
2. Novelly Herlina K (32)
3. Ratri Wulaningsih ( )
SMA “UNGGALA” SIDOARJO
TAHUN PELAJARAN
2007/2008